Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Validasi Lama, Mahasiswa Keluhkan Situs Web SKPM FISIP

Cahunsoedcom

Purwokerto, Cahunsoedcom Sistem Kredit Poin Mahasiswa (SKPM) FISIP Unsoed yang ditujukan untuk membantu dan menghargai prestasi mahasiswa, nyatanya dikeluhkan. Mulai dari permasalahan dalam proses validasi hingga kurang masifnya sosialisasi.

“Ada sosialisasi launching tapi nggak menyeluruh (peserta terbatas). Setelah itu, nggak ada info atau sosialisasi lanjutan lagi buat yang nggak ikut,” ujar Dimas Bekti, mahasiswa jurusan Administrasi Publik.

Selain permasalahan kurang masifnya sosialisasi, Dimas juga mengeluhkan lamanya proses validasi sertifikat. 

“Sudah di-acc dan untuk waktu acc itu kurang lebih 4 bulan semenjak aku upload pertama kali, karena nggak ada notifikasi sudah di-acc atau belum,”  ujar Dimas.

Dekan FISIP Unsoed, Wahyuningrat menyampaikan bahwa website SKPM telah mapan dan proses validasi sertifikat dilakukan oleh masing-masing koordinator program studi (koprodi). Namun, dalam perkembangannya, koprodi mengeluhkan beratnya beban kerja yang ada dan ditambah dengan tugas proses validasi sertifikat yang harus dilakukan satu persatu. Oleh karena itu, tugas validasi sertifikat rencananya akan dialihkan kepada Pembimbing Akademik (PA). 

“Tadinya memang di setting koprodi yang meng-handle. Tetapi ternyata dalam perkembangannya memberatkan, sehingga nanti akan dialihkan ke PA dan masih dalam proses,” ujar Wahyuningrat. 

Sementara itu, Dias Pabyantara Swandita Mahayasa, selaku anggota dari team student activity assessment Career Development Centre (CDC) FISIP yang membawahi SKPM mengakui bahwa website SKPM memang masih dalam fase 1.0 atau fase dasar dan akan terus dikembangkan.

“Dalam perkembangan program ini dapat dikatakan (SKPM) masih di fase 1.0 atau basic dan masih akan di-update lagi,” ujarnya.

Menanggapi keluhan mahasiswa mengenai lamanya proses validasi sertifikat, Dias menjelaskan hal tersebut disebabkan banyaknya jumlah ajuan.

“Mengapa masih banyak yang belum tervalidasi Karena pertama memvalidasi itu kerjaan teknis yang banyak sekali. Kalau di HI sejauh ini yang sudah divalidasi ada 148 ajuan kegiatan,” ujar Dias yang juga merangkap sebagai admin SKPM di jurusan Hubungan Internasional (HI). 

Meskipun memakan waktu cukup lama, Dias memastikan bahwa sertifikat yang telah diajukan akan tetap divalidasi secara bertahap. 

Selanjutnya, Dias juga menjelaskan terkait sertifikat yang ditolak tim validasi. Sertifikat akan ditolak apabila ada ketidaksesuaian antara nama kegiatan dengan sertifikat yang dilampirkan atau link google drive yang dilampirkan tidak dapat terakses. Ketika validasi sertifikat ditolak, mahasiswa akan mendapatkan notifikasi beserta penjelasan.

“Ajuan mahasiswa biasanya bermasalah di nama kegiatan dengan sertifikat yang di-upload tidak sama. Kedua, google drive tidak terbuka aksesnya. Lalu, ketika saya menolak ajuan pasti ada notif di dashboard mahasiswa dengan alasan mengapa ditolak,” jelas Dias. 

Sementara itu, berkaitan dengan keluhan mahasiswa mengenai tidak masifnya sosialisasi, terdapat rencana pelaksanaan sosialisasi website SKPM dalam kegiatan Alumni Talks pada 25 November 2023 nanti. Dikatakan, kegiatan tersebut juga akan dipublikasikan melalui media sosial YouTube FISIP Unsoed.

“Yang paling dekat itu akan kita barengkan dengan kegiatan Alumni Talks di tanggal 25 November nanti, peserta dijadikan satu di forum itu. Kita juga usahakan akan ada publikasi di YouTube FISIP mengenai step by step,” ujar Dias.


Reporter: Fadhila Salma, Salsabilla Silky, Hanna Christi

Penulis: Risya Miftaharafa

Editor: Insi Faiqoh S


Posting Komentar untuk "Validasi Lama, Mahasiswa Keluhkan Situs Web SKPM FISIP"